MANIFESTASI PERLINDUNGAN HUKUM BERKEADILAN GENDER BERBASIS PEMAHAMAN HAK DAN KEWAJIBAN HUKUM DALAM HUBUNGAN KERJA
Abstract
Kentalnya budaya Jawa, didukung oleh nilai kapitalisme religius lokal yang notabene bias gender mempengaruhi pola hubungan kerja dalam realitas Perempuan Pekerja Sanggan Industri Batik Kota Pekalongan. Sehingga pola hubungan kerja yang dibangun adalah pola hubungan subordinasi dan pola hubungan juragan –buruh. Adanya ketidakseimbangan pemahaman hak dan kewajiban dalam hubungan kerja membuat mereka hanya mendapatkan upah atau “imbalan” sesuai dengan stándar juragan. Oleh karena itu, upaya untuk meretas persoalan mereka melalui penyadaran eksistensi diri sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan perlindungan hukum yang berkeadilan gender.
Keywords:
References
Downloads
Published
Article Statistics
Issue
Section
License
Copyright (c) 2008 Jurnal Penelitian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



