Analisis Gangguan Cadel pada Remaja dalam Perspektif Psikolinguistik: Studi Kesalahan Artikulasi Fonem /s/ dan /r/
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan cadel pada remaja dalam perspektif psikolinguistik dengan menelaah karakteristik kesalahan artikulasi serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek dua remaja berusia 13 tahun yang mengalami gangguan pelafalan fonem /s/ dan /r/. Data dikumpulkan melalui observasi, perekaman tuturan, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden pertama mengalami gangguan pelafalan fonem /s/ berupa penambahan fonem /t/ sehingga terealisasi sebagai /st/, sedangkan responden kedua mengalami substitusi fonem /r/ menjadi /l/. Gangguan cadel pada kedua responden bersifat selektif dan terbatas pada fonem target tanpa memengaruhi fonem lain di sekitarnya, sehingga dikategorikan sebagai gangguan artikulasi pada tataran fonetik, bukan fonologis. Selain faktor artikulatoris, penelitian ini menemukan adanya pengaruh faktor psikososial, kebiasaan oral masa kanak-kanak, serta tingkat kesadaran individu terhadap gangguan yang dialami. Temuan ini menegaskan bahwa gangguan cadel pada remaja merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor fisiologis, psikologis, dan lingkungan, sehingga penanganannya memerlukan pendekatan yang komprehensif dan kontekstual.
Keywords:
References
Andriyani, E. E. Y., Prameswari, A. P., & Tisnasari, S. (2026). Gangguan Fonologi pada Anak Usia 4 Tahun: Kajian Psikolinguistik. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(1), 551-559.
Bahriyah, I., & Antono, M. N. (2025, December). Pelafalan Fonem pada Subjek Terindikasi Disartria. In Prosiding Seminar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Vol. 2).
Chaer, A. (2009). Psikolinguistik: Kajian teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.
Chynta, N. A., Naila, E., & Tisnasari, S. (2025). Gangguan berbahasa cadel pada studi kasus Whulandary Herman Puteri Indonesia 2023: Kajian psikolinguistik. Jurnal Basataka (JBT), 8(1), 536-544.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.
Damayanti, R., & Agustina, J. (2025). Gangguan Artikulasi pada Individu yang Mengalami Disartria (Perspektif Neurolinguistik). Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10 (1). https://doi.org/https://doi.org/10.36709/bastra.v10i1.879
Denzin, N. K. (1978). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods.
Desiani, N. F., Kasman, N., Jumiati, J., & Yusmah, Y. (2026). Analisis Perkembangan Fonologi Anak Usia Dini dengan Metode Bercerita. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 2025.
Fitriyani, R., Maulida, S., & Tisnasari, S. (2025). Gejala Fonologis sebagai Cermin Gangguan Pemerolehan Bahasa: Tinjauan Psikolinguistik Anak Usia 5 Tahun. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(2), 160–176. https://doi.org/https://doi.org/10.37630/jpb.v15i2.2894
Herawati, Y. D., & Harsiwi, N. E. (2025). Analisis Faktor Risiko dan Pendekatan Intervensi Dini pada Anak dengan Gangguan Keterlambatan Berbicara ( Speech Delay ). JIMU: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 03(02), 1650–1657. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/898
Herdyta Alvonica, A., & Tirtawati, D. (2024). Pengaruh Penggunaan Dot Empeng Terhadap Produksi Bunyi Artikulasi pada Anak Usia 3 Sampai 6 Tahun Di Paud Tk Nirwana Banjarnegara. Jurnal Terapi Wicara Dan Bahasa Учредители: Jurusan Terapi Wicara, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.59686/jtwb.v3i1.149
Ihsan, R. F., & Siagian, I. (2023). Pengaruh fonologi pada kajian fonetik dalam bahasa indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(23), 621-635.
Irawan, W. D., Fuad, M., Ani, S., Adistina, E., Sapitri, V., & Miranda, F. (2020). Perubahan Fonem pada Penderita Gangguan Berbahasa Bibir Sumbing. Jurnal Edukasi Lingua Sastra, 22(1), 53–59. https://doi.org/https://doi.org/10.47637/elsa.v22i1.1043
Jasmine, A. P., Fallo, E. S., & Noviyanti, S. (2025). Hakikat Pemerolehan Bahasa dan Faktor Pendukung Pemerolehan Bahasa. Jurnal Imiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(4), 4833–4840. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS
Kanellopoulos, A. K., & Costello, S. E. (2024). The Effects Of Prolonged Pacifier Use On Language Development In Infants And Toddlers. In Frontiers in Psychology. (15). Frontiers Media SA. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1349323
Khairiyah, A., & Damayanti, T. (2024). Kajian Psikolinguistik Terhadap Penderita Gangguan Berbicara Cadel Pada Usia Remaja Amani. Jurnal Diksatrasia, 8(2), 244–252.
Laela, A. N., Asrori, D., Muslih, M., Izzulhaq, M. I., Ansori, A. L. C., Al-Arifi, T. A., & Fathoni, T. (2025). Bimbingan Konseling dalam Menyikapi Perubahan Fisik dan Emosi Remaja. AL MIKRAJ: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 5(2), 331–340. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.6279%0AAL
Marbun, P. Y. H., Widasari, N. K., Kholifi, A., & Hepina, Y. D. (2025). Efek Variasi Bahasa Terhadap Interaksi Sosial Di Kalangan Remaja Perkotaan Paulina. Edukreatif: Jurnal Kreativitas Dalam Pendidikan, 6(3), 512–519. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/752
Mauliana, M., Jawilovia, Z., & Fatmawati, F. (2025). Proses Pemahaman Bahasa : Analisis Psikolinguistik Otak Manusia. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(6), 2–7. https://doi.org/Https://Doi.Org/10.5281/Zenodo.14688219
Maulida, S., Fitriyani, R., & Tisnasari, S. (2025). Gejala Fonologis sebagai Cermin Gangguan Pemerolehan Bahasa: Tinjauan Psikolinguistik Anak Usia 5 Tahun. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(2), 160-176.
Marganingsih, M., & Rosidin, O. (2023). Produk Tutur Anak Remaja Usia 18 Tahun Dengan Kelainan Dengar Konduktif. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 19(1), 28-39.
Mawarda, F. (2021). Analisis Gangguan Berbahasa pada Penderita Cadel (Kajian Psikolinguistik). Lingua, 17(1). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/lingua.v17i1.27319
Nisrina, N., Firdaus, A., & Tisnasari, S. (2026). Analisis Kesalahan Fonologis Pada Pelafalan Konsonan [l]: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(1), 444-454.
Patton, M. Q. (1990). Qualitative evaluation and research methods (2nd ed.). Sage Publications.
Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Rahma, F. N., Putri, A. L., & Tisnasari, S. (2025). Analisis Gejala Fonologis pada Mahasiswa dengan Gangguan Cadel: Kajian Psikolinguistik. Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 13(1), 417–427. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23960/Kata ANALISIS
Ramadhini, A. P., Wahdaniyah, K., & Tisnasari, S. (2025). Analisis Psikolinguistik Terhadap Gangguan Sigmatismus pada Individu Dewasa. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(1), 208–214. https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal
Shinta, S., & Jewarut, S. (2025). Analisis Faktor Penghambat Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca pada Siswa Kelas II Di Sekolah Dasar Negeri 03 Bengkayang Sovia. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 237–245. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25704
Srianita, Y., Tasya, A., Maulana, A. S., Amelia, K., Yuliyanti, L., & Ramadhani, A. N. (2025). Peran Bimbingan dan Konseling Dalam Mengatasi Dampak Kurang Perhatian Orang Tua Terhadap Perkembangan Psikososial Anak. Jurnal Pendidikan Kolaboratif Nusantara, 6(3), 15–32. https://ijurnal.com/1/index.php/jpkn%0A
Ulum, M. B. (2024). Phonological Classification of Arabic Based on Articulatory Similarities with Indonesian: A Comparative Linguistic Study. Journal of Arabic Language Studies and Teaching, 4(2), 174-189.


