Kepatuhan Hukum Nasabah terhadap Kewajiban Pembayaran Angsuran Gadai

Authors

  • Lulut Mudini Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan
  • Trianah Sofiani Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.28918/elhisbah.v4i1.7549

Abstract

Pawning is an activity of pledging valuables to a certain party in order to obtain a sum of money, with the agreement that the goods can be redeemed according to the agreement between the customer and the pawnshop. This study aims to analyze the level of customer legal compliance with the obligation to pay installments of pawn loans at Pegadaian Syariah, Batang Regency and to analyze the legal consequences of late payments. This study uses an empirical legal method with a qualitative approach. Data sources consist of primary and secondary data obtained through observation, interview, and documentation techniques, then analyzed descriptively. The results of the study indicate that the level of customer legal compliance in fulfilling installment payment obligations at PT Pegadaian Syariah, Batang Branch is still relatively low. This non-compliance is influenced by various factors, such as uncooperative attitudes, economic difficulties, and lack of understanding of pawn rules. Delays in installment payments give rise to various legal consequences, including the obligation to pay compensation, termination of the agreement, and sale of collateral through an auction mechanism.

Keywords:

Pawn, Legal Compliance, Auction

References

Agussalim, A. R. (2020). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penarikan Barang Jaminan Akibat Ketidakmampuan Nasabah Membayar Angsuran Di Pegadaian Syariah. Institut Agama Islam Negeri Palopo.

Arinda, S. M. (2023). Implementasi Gadai Emas di Pegadaian Syariah Munggur, Yogyakarta Berdasarkan Fatwa Nomor 25/DSN-MUI/III/2002 dan Fatwa Nomor 26/DSN-MUI/III/2002. Jurnal Hukum Lex Generalis, 4(4), 339–353. https://doi.org/10.56370/jhlg.v4i4.361

Azhari, M. E., Murtadho, A., & Djauhari, D. (2018). Tanggung Jawab Notaris Dalam Pembuatan Akta Perjanjian Nominee Dalam Kaitannya Dengan Kepemilikan Tanah Oleh Warga Negara Asing Di Lombok. Jurnal Akta, 5(1), 43–50. https://doi.org/10.30659/akta.v5i1.2530

Bahari, R. (2022). Studi Komparatif Antara Gadai Konvensional Dan Gadai Syariah (Rahn). Mu’amalah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(2), 53–80. https://doi.org/10.32332/muamalah.v1i2.5102

Dalimunthe, D. (2017). Akibat Hukum Wanprestasi Dalam Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Bw). Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan, 3(1), 12–29. https://doi.org/10.24952/almaqasid.v3i1.1444

Ervina, E., & Wahab, A. (2018). Analisi Pembiayaan Ar-Rahn untuk Usaha Mikro (Arrum) pada PT. Pegadaian Syariah (Persero) Cabang Blauran Surabaya. Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 1–10. https://doi.org/10.30651/justeko.v2i2.2477

Fajar, M., & Achmad, Y. (2010). Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Pustaka Pelajar.

Fansuri, S. (2018). Akibat Hukum Dalam Perjanjian Jual Beli Barang Yang Akan Ada (Studi Jual Beli Tembakau Desa Kallanyar, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur). Universitas Mataram.

Farid, M. R., & Muhammad, M. M. (2023). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Mekanisme Pelelangan Barang Jaminan Akibat Ketidakmampuan Nasabah Membayar Angsuran Pada Pegadaian Syariah Unit Veteran Kota Makassar. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syari’ah, 4(4), 341–352. https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.vi.35952

Hariyani, H., Karim, K., & Darwis, M. (2021). Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Motor. Jurnal Litigasi Amsir, 9(1), 55–63.

Hasan, F., & Luntajo, M. M. R. (2021). Tinjauan Hukum Islam Tentang Prosedur Lelang Barang Gadai Pada Kantor Cabang Pegadaian Syariah Istiqlal Manado. Al-’Aqdu: Journal of Islamic Economics Law, 1(2), 65–77. https://doi.org/10.30984/ajiel.v1i2.1811

Hidayati, T., Syarifuddin, S., Pelu, I. E. A. S., Syaikhu, S., Hussain, M. A., Nor, M. Z. M., & Azhar, A. (2018). Mekanisme penggunaan jaminan kebendaan (rahn tasjily) dalam pembiayan bank syariah di indonesia dan Malaysia. Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah Dan Masyarakat, 18(1), 163–182. https://doi.org/10.19109/nurani.v18i1.2458

Izzati, N. (2018). Mekanisme Proses Pelelangan Barang Jaminan pada PT. Pegadaian Syariah UPS. Simpang Mesra. UIN Ar-Raniry Aceh.

Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Tehnik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 79–91. https://doi.org/10.61290/gm.v11i2

Katiandagho, F. V, Maramis, R. A., & Palilingan, T. N. (2023). Wanprestasi Akibat Penyalahgunaan Keadaan Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang Koperasi Di Kota Manado. Lex Privatum, 11(5).

Mahanani, A. E. E. (2022). Penyelesaian Wanprestasi Nasabah dalam Perjanjian Gadai Emas di PT Pegadaian Cabang Jemursari. Yustisia Tirtayasa, 2(3), 244–256.

Mas, M. (2003). Pengantar Ilmu Hukum. Ghalia Indonesia.

Mutazam. (2023). Wawancara dengan Kabag. CRO PT Pegadaian Kantor Cabang Syariah Batang.

Orlando, G. (2023). Hukum Sebagai Kontrol Sosial Dan Social Enggineering. Tarbiyah Bil Qalam: Jurnal Pendidikan Agama Dan Sains, 7(1), 31–48. https://doi.org/10.58822/tbq.v7i1.111

Prawira, I. A. (2022). Kompensasi Ganti Rugi Bunga dalam Perspektif Hukum Islam. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 11(1), 21–44. https://doi.org/10.14421/sh.v11i1.2632

Rahmat, P., & Arif, M. A. N. (2022). Telaah filosofis makna kepatuhan dalam perspektif filsafat hukum. El-Ahli: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1), 15–30. https://doi.org/10.56874/el-ahli.v3i1.716

Renwarin, M. K., & Sharon, G. (2023). Perlindungan Hukum Bagi Pemberi Gadai Jika Terjadi Wanprestasi Dalam Perjanjian Gadai. Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 5(1), 1–15. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v5i1.195

Saleh, M. (2024). Wanprestasi Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Islam (Studi Kasus Gadai Emas Di Pegadaian Syariah Kota Lubuklinggau). IQTISHADUNA, 9(1), 192–202. https://doi.org/10.53888/iqtishaduna.v5i1.507

Soekanto, S. (1982). Kesadaran Hukum Dan Kepatuhan Hukum. CV. Rajawali.

Soekanto, S. (1986). Pengantar Penelitian Hukum. UI Press.

Suadi, I. P. M., Yuliartini, N. P. R., & Ardhya, S. N. (2021). Tinjauan yuridis subyek hukum dalam transaksi jual beli online/e-commerce ditinjau dari kitab undang-undang hukum perdata. Jurnal Komunitas Yustisia, 4(2), 668–681. https://doi.org/10.23887/jatayu.v4i2.38164

Sugesti, C. A., Ardhya, S. N., & Setianto, M. J. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Online Shop Yang Mengalami Kerugian Yang Disebabkan Oleh Konsumen Di Kota Singaraja. Jurnal Komunitas Yustisia, 3(3), 166–175.

Sutedi, A. (2011). Hukum Gadai Syariah. Alfabeta.

Tiodor, P. C., & Tjahyani, M. (2023). Pembuktian Wanprestasi Perjanjian Utang Piutang Secara Lisan. Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 5(1), 27–39. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v5i1.208

Umar, D. U. (2020). Penerapan Asas Konsensualisme Dalam Perjanjian Jual Beli Menurut Perspektif Hukum Perdata. Lex Privatum, 8(1), 38–48.

Usman, N., Tjoanda, M., & Alfons, S. S. (2021). Akibat Hukum Dari Pemutusan Kontrak Secara Sepihak. Batulis Civil Law Review, 2(1), 93–101. https://doi.org/10.47268/ballrev.v2i1.561

Utama, A. S. (2021). Digitalisasi Produk Bank Konvensional Dan Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-Undangan Dan Pranata Sosial, 6(2), 113–126.

Downloads

Published

2024-05-30

Article Statistics

350 Views
474 Downloads

Issue

Section

Artikel