Fikih Perlawanan Kolonialisme Ahmad Rifa’i
DOI:
https://doi.org/10.28918/7qrz2p10Abstract
This paper aims to trace the thought of Fiqh K.H. Ahmad Rifai as a form of protest against Dutch colonialism, which resulted in the suffering of people in various regions. Through a qualitative approach, by collecting data from various sources—both literature and interviews with witnesses of history, this study concludes that the resulting fiqh product is oriented toward resistance against the colonial government, which is considered to be kafir. People who support the colonial government are labeled as ungodly; therefore, it is considered illegal for them to serve as prayer imams as well as to conduct marriages.
Keywords:
References
Djamil, Abdul. (2001). Perlawanan Kyai Desa/Pemikiran dan Gerakan KH. Ahmad Rifa’i Kalisalak. Yogyakarta: LKiS.
Abdullah, Shodiq. (2006). Islam Tarajumah: Komunitas, Doktrin dan Tradisi. Semarang: RaSAIL.
Amin, Ahmad Syadzirin. (1989). Mengenal Ajaran Tarajumah Syaikh H. Ahmad Rifa’i dengan Mazhab Syafi’i dan I’tiqad Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah. Jakarta: Jamaah Masjid Baiturrahman.
Armstrong, Karen. (2002). Islam: A Short History. New York: Modern Library.
Shodiq, Abdullah. (2001). Islam Tarjumah. Semarang: RaSAIL.
Aziz, Maleha. (2006). Sejarah Indonesia III. Pekanbaru: Cendekia Insani.
Azra, Azyumardi. (1994). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII. Bandung: Mizan.
Darban, Adaby. (1990). Gerakan Protes K.H. Ahmad Rifa’i dalam Perspektif Sejarah. Makalah. Yogyakarta: Panitia Seminar.
Darban, Ahmad Adaby. Rifa’iyah dalam Perspektif Sejarah: Gerakan Protes K.H. Ahmad Rifai dalam Perspektif Sejarah (1850–1859).
Djamil, Abdul. (2001). Perlawanan Kiai Desa: Pemikiran dan Gerakan Islam K.H. Ahmad Rifa’i Kalisalak. Yogyakarta: LKiS.
Hardianto, Dwi. (2011). Ibadah Haji Bukan Sebatas Ritual. Majalah Sabili, No. 4/XIX.
Kartodirdjo, Sartono. (1984). Pemberontakan Petani Banten. Jakarta: Pustaka Jaya.
Kartodirdjo, Sartono. (1978). Protest Movements in Rural Java. Kuala Lumpur: Oxford University Press.
Komalasari, Ayu Dian, dkk. (2013). “Interaksi Sosial Penganut Islam Rifaiyah di Kecamatan Limpung Kabupaten Batang.” Unnes Civic Education Journal. Semarang.
Murodi, M. A. Sejarah Kebudayaan Indonesia. Semarang: Karya Toha Putra, t.t.
Nasrihab, Alwi. (1998). Membendung Arus: Respon Gerakan Muhammadiyah terhadap Penetrasi Misi Kristen di Indonesia. Bandung: Mizan.
Nasrudin. (2005). “Wahabisme: Akar Kemunculan, Relasi Kuasa, dan Kritik Pemikiran.” Jurnal Justisia, Edisi Gelombang Neo-Wahabisme, Arus Deras Gerakan Islam Puritan, Edisi 28 Tahun XIII.
Noer, Deliar. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900–1942. Jakarta: LP3ES.
Panitia Seminar Nasional. (1991). Buku Laporan Kiprah Rifa’iyah-Tarajumah Tahun 1411 H–1412 H. Jakarta: Panitia Seminar Nasional dan Panitia Peserta Festival Istiqlal.
Pijper, G. F. (1984). Studi tentang Sejarah Islam di Indonesia 1900–1950. Universitas Indonesia.
Pimpinan Pusat Rifa’iyah Tarjumah. Riwayat Hidup dan Perjuangan KH. Ahmad Rifai. Batang: PP Rifa’iyah, t.t.
Rahim, Husni. (1998). Sistem Otoritas dan Administrasi Islam. Ciputat: Logos.
Rifa'i, KH. Ahmad. Ri’ayatul Himmah, Juz II.
Rifa'i, KH. Ahmad. Nazam Wikayah. Manuskrip, 1273 H., t.t.
Rifa'i, KH. Ahmad. Tabyīn al-Iṣlāh.
Soedarmanta, J. B. Jejak-Jejak Pahlawan: Perekat Kesatuan Bangsa Indonesia. Jakarta: Grasindo.
Steenbrink, Karel A. (1984). Beberapa Aspek tentang Islam di Indonesia Abad ke-19. Jakarta: Bulan Bintang.
Steenbrink, Karel. (1988). Mencari Tuhan dengan Kacamata Barat. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga Press.
Downloads
Published
Article Statistics
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



