KRIMINALISASI SOSIOLOGIS NIKAH SIRI

Authors

  • Iwan Zaenul Fuad STAIN Pekalongan
  • Agus Fakhrina STAIN Pekalongan
  • Abdul Aziz STAIN Pekalongan
  • Ahmad Rosyid STAIN Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.28918/ekcg6r61

Abstract

However, Nikah Siri (unregistered marital) has been seen as a part of the social behavior, and lived in Indonesian society. This behavior often impact living condition of social structure. In another side, this social problem must be fixed with appropriate law-making system. The Act Plan of ìHukum Peradilan Agama Bidang Perkawinanî (RUU HPABP) was noted in commitment to criminalize the behavior. Some sounds of pro and anti toward this Act Plan nowadays, make this issues more interesting be reseacrhed. Applying symbolic interactionism approach and labelling theory, this study examined the criminalization issues on the Act Plan in social framework. The framework is critical to assume the effectiveness of law making process based on people participation. This research took place in Pekalongan District (the City and Regency of Pekalongan), which is noted for the ëhiddení large number of nikah siri practices. Results of the study revealed the social criminalization of Nikah Siri akin to kinds of peopleís perception toward the behavior. The hidden types of Nikah Siri (hidden from peopleís knowledge) had an effect on social construction to criminalize the behavior, but not the open one.

Keywords:

Nikah siri, perkawinan, hukum, peradilan agama

References

Buku:

Atmasasmita, Romli, 1984, Bunga Rampai Krimonologi, Rajawali Press, Jakarta.

Becker, Howard, 1963, Outsiders, Studies in the Sociology of Deviance, The Free Press, New York.

Bertens, K. , 2002, Filasafat Barat Inggris-Jerman, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Blumer, Herbert, 1969, Symbolic Interactionism: Perspective and Method.

Danim, Sudarwan, 2002, Menjadi Peneliti Kualitatif, Pustaka Setia, Bandung,

Doyle, Paul Johnson, 1986, Teari Teori Sosiologi Klasik dan Modern, Gramedia, Jakarta.

Hakim, Rahmat, 2000, Hukum Perkawinan Islam, Pustaka Setia, Bandung.

Lisdiyono, Edy, 2007, Hukum dan Dinamika Sosial, Penerbit Pustaka Mag-ister, Semarang.

Maíshum, Ali & Munawwir, Zainal Abidin, Kamus Al-munawwir Arab-In-donesia Terlengkap.

Maleong, Lexy J., 2004, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Mikkelsen, Britha, Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 1999.

Nasution, S., 1996, Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif, Tarsito, Bandung.

Poloma, Margaret M., 1994, Sosiologi Kontemporer, PT. Raja Grafindo Persada Jakarta - Yayasan Solidaritas Gadjah Mada Yogyakarta.

Rahardjo, Satjipto, 1991, Ilmu Hukum, Penerbit Alumni, Bandung.

Sahetapy, J.E., 1983, Kejahatan Kekerasan Suatu Pendekatan Interdisipliner, cetakan Pertama, Sinar jaya, Surabaya.

Saleh, Wantjik, 1992, Hukum Perkawinan Indonesia. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Sanipah, Faisal 1990, Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar dan Aplikasi, Yayasan Asih Asah Asuh, Malang.

Soekanto, Soerjono, Liklikuwata, Hengki dan Kusuma, Mulyana W., 1986, Kriminologi: Suatu Pengantar, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Soetomo, 2000, Strategi-strategi Pembangunan Masyarakat, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Susanto, I.S., 1995, Kriminologi, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang.

Syahrani, Riduan, 1997, Seluk-Beluk dan Asas-Asas Hukum Perdata, Alumni, Bandung.

Uwaidah, Syaikh Kamil Muhammad, 1998, Fiqih Wanita, Al-Kautsar, Jakarta.

Walgito, Bimo, 1984, Bimbingan dan Konseling Perkawinan, Yayasan Penerbit Fakultas, Psikologi UGM, Yogyakarta.

Williams III, Frank P. and McShane, Marilyn D., 1988, Criminological Theory, Englewood Cliffs, New Jersey, Prentice Hall.

Buku Jurnal:

Profil, Potensi, Peluang Investasi dan Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pekalongan Tahun 2007.

Kabupaten Pekalongan dalam Angka, Tahun 2007, Kantor Statistik Kabupaten Pekalongan.

Kota Pekalongan dalam Angka, Tahun 2005, Kantor Statistik Kota Pekalongan.

Koran:

Evarisan, 2010, Tak Sekedar Sah Secara Agama, dalam Suara Merdeka, Tanggal 24 Februari 2010

Majalah:

Neng Djubaedah, dalam Majalah ìFeminaî Edisi Kamis, 11/2010.

Ramulyo, M. Idris, 2000, Suatu Perbandingan antara Ajaran Sjafiíi Hazairin dan Wasiat Wajib di Mesir Tentang Pembagian Harta Warisan untuk Cucu Menurut Islam, Majalah Hukum dan Pembangunan. Nomor 2 Tahun XII.

Website:

KPAI dukung Sanksi Pernikahan Siri, http://bataviase.co.id

, tanggal 16 Februari 2010.

Nur Syam, Kriminalisasi Pelaku Nikah Siri: Solusi atau Prob-lem Baru (artikel), dalam dilihat dalam http://nursyam.sunan-ampel.ac.id/?p=890

Penulis (tanpa nama), Nikah Siri, pada situs http:// w w w . k a m p u s i s l a m . c o m / i n d e x . p h p ? p i l i h = news&mod=yes&aksi=lihat&id=595, tanggal 11 April 2009.

Peraturan Perundang-undangan:

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata/KUH Perdata (Burgerlijk Wetbook).

Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Rancangan Undang-Undang Hukum Peradilan Agama Bidang Perkawinan (RUU HPABP).

Downloads

Published

2011-05-31

Article Statistics

28 Views
41 Downloads

Issue

Section

Artikel

How to Cite

KRIMINALISASI SOSIOLOGIS NIKAH SIRI. (2011). Jurnal Penelitian, 8(1), 23-36. https://doi.org/10.28918/ekcg6r61