PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-QUR’AN MENURUT MINARDI MURSYID

Authors

  • Mohammad Hasan Bisyri STAIN Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.28918/tm1r6043

Abstract

Penelitian ini mengkaji metode penafsiran al-Qur’an yang digunakan oleh Minardi dan pandangannya terhadap penggunaan hadis dalam penafsiran al-Qur’an, serta kaitannya dengan kaum Qur’aniyyun. Secara metodologis model penafsiran al-Qur’an Minardi mendekati model tafsir maudlu’i tetapi mempunyai perbedaan dengan tafsir maudlu’i pada umumnya. Ada tiga prinsip yang dipegang yaitu kesempurnaan Al-Qur’an, pendekatan kebahasaan (Arab), dan takwil. Kronologi turunnya ayat (sabab nuzul), hadis nabi serta riwayat para sahabat, naskh dan takhsis tidak digunakan. Al-Qur’an hanya ditafsirkan dengan ayat al-Qur’an lainnya, selebihnya ia menggunakan akal dan ilmu pengetahuan kontemporer. Hadis hanya diakui jika sejalan dengan al-Qur’an, sehingga ia tidak merujuk langsung kepada hadis. Metode penafsirannya tersebut dapat dikatakan ia menolak penggunaan hadis sebagai hukum. Hal ini memiliki kesamaan dengan pemikiran kaum Qur’aniyyin (Ingkar sunnah), meskipun ia tidak mengutip pendapat-pendapat mereka.

Keywords:

Minardi Mursyid, al-Qur’an, Hadis, Ingkar Sunnah

References

Ash Shiddieqy, Muhammad Hasbi, Ilmu-ilmu al-Qur’an. Semarang: Pustaka Rizki Putra. 2002.

Ash Shiddieqy, Muhammad Hasbi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Semarang: Pustaka Rizki Putra. 1997.

Assiba’I, Musthafa. Al-Sunnah wa Makanatuha fi al-Tasyri’ al-Islamy (Al-Hadits sebagai Sumber Hukum). Bandung: Diponegoro. 1993.

Bakhsy, Khadim Khain Ilahy. Al-Qur’aniyyun wa Shubuhatuhum hal al-Sunnah. Taif: Maktabah al-Siddiq. 1989.

Al-Bukhary, Sahih Bukhari. Mausu’ah al-Hadits al-Nabawy

Dahlan, Abd. Rahman, Kaidah-Kaidah Penafsiran al-Qur’an. Bandung: Mizan. 1997.

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islamvol. 2. Jakarta: PT.Ichtiar Baru Van Hoeve. 2002.

Al-Ghazali, Syaikh Muhammad. Berdialog dengan al-Qur’an: Memahami Pesan Kitab Suci dalam Kehidupan Masa Kini. Bandung: Mizan. 1996.

Hidayat, Komaruddin. Menasirkan Kehendak Tuhan. Jakarta: Teraju. 2004.

Ilyas, Hamim. Dan Ahli Kitab Pun Masuk Surga: Pandangan Muslim Modernis terhadap Keselamatan Non-Muslim. Yogyakarta: Safiria Insania Press. 2005.

Ismail, M. Syuhudi, Hadits Nabi Menurut Pembela Pengingkar dan Pemalsunya. Jakarta: Gema Insani Press. 1995.

Jalaluddin, Ahmad. Mengatasi Problem Kesenjangan Antara Teks dan Realitas dalam Hukum Islam (Telaah atas Gagasan dan Penerapan Metodologi Hukum Islam Muhammad Syahrur), (laporan hasil Penelitian, belum dipublikasikan). Pekalongan: STAIN Pekalongan. 2004.

Katsir, Ibn. Tafsir Ibn Katsir. Maktabah Syamilah.

Mursyid, Minardi, Al-Qur’an Sebagai Rahmatan Lil alamin. Sukoharjo: Yayasan Tauhid Indonesia. t.t.a

Mursyid, Minardi, Kedudukan Hadits menurut Pandangan al-Qur’an. Sukoharjo: Yayasan Tauhid Indonesia. 2005.b

Mursyid, Minardi, Masyarakat Manusia di Planet Luar Bumi Menurut al-Qur’an. Sukoharjo: Yayasan Tauhid Indonesia. 1423c H.

Mursyid, Minardi, Al-Qur’an Sebagai Furqon (I). Sukoharjo: Yayasan Tauhid Indonesia. t.t.d

Mursyid, Minardi, Al-Qur’an Sebagai Furqon (II). Sukoharjo: Yayasan Tauhid Indonesia. t.t. e

Mursyid, Minardi, Perintah Shalat Menurut Allah 1-6¸CD.

Mustaqim, Abdul dan Sahiron Syamsudin. Studi al-Qur’an Kontemporer: Wacana baru Berbagai Metodologi Tafsir. Yogyakarta: Tiara Wacana. 2002.

Al-Najah, Ahmad Zein, Menjawab Tuduhan Ingkar Sunnah. http://ghurabaunited.wodpress.com/2008/08/26

Al-Qattan, Manna’, Mabahith fi ‘Ulum al-Qur’an. Riyadl: Manshurat al’Asr al-hadith. T.t.

Syarbini, ‘Imad al-Sayyid, Al-Sunnah al-Nabawiyah fi Kitabat a’da’ al-Islam Munaqasyatuha wa al-radd ‘alaiha. T.K.: Dar al-Yaqin. 2002.

Syihab, M. Quraish, Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati. 2002.

Syihab, M. Quraish, Studi Kritis Tafsir al-Manar. Bandung: Pustaka Hidayah. 1994.

Syihab, M. Quraish, Wawasan al-Qur’an. Bandung: Mizan. 1999.

Syihab, M. Quraish, Membumikan al-Qur’an. Bandung: Mizan. 1998.

Suriasumantri, Jujun S.. “Penelitian Ilmiah, Kefilsafatan dan Keagamaan: Mencari Paradigma Kebersamaan”, dalam M. Deden Ridwan (ed.), Tradisi Baru Penelitian Agama, Tinjauan antar Disiplin Ilmu. Bandung: Nuansa. 2001.

Al-Suyuthi, Jalaluddin. Tafsir al-Jalalayn. Maktabah Syamilah.

http://abusalma.wordpress.com/2007/04/05/cukupkah-hanya-al-qur%E2%80%99an-semata/

http://ramliaw54.blogspot.com/2008/02/ingkar-sunnah.html

http://abduhzulfidar.multiply.com/journal/compose- _ftn27

Downloads

Published

2009-06-30

Article Statistics

5 Views
74 Downloads

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENGGUNAAN HADIS DALAM TAFSIR AL-QUR’AN MENURUT MINARDI MURSYID. (2009). Jurnal Penelitian, 6(1), 1-17. https://doi.org/10.28918/tm1r6043