PENGARUH SIKAP MAHASISWA MUSLIM TERHADAP MINAT PADA BANK SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.28918/jupe.v12i1.10056Abstract
Baitul Maal wa Tamwil (BMT) is a microfinance institution that operates based on Islamic principles (Islam). There are two main divisions of the institution, as a business base that is as Baitul Maal and as Baitul Tamwil. The first division related to social mission, namely as zakat management institutions, infaq, endowments, charity, and others, while the second division is engaged in the business (profit). This paper further review of Baitul Maal position/status at BMT, then discussed how the management of funds by the agency. Facts on the ground indicate that there is BMT has run Baitul Maal, however many do not run it.
Keywords:
References
Anam, Muhammad Chairul. 2011. Analisis Strategi Pemberdayaan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh di KJKS BMT Fastabiq Pati terhadap Peningkatan Kesejahteraan Ummat. Skripsi. Tidak Diterbitkan. IAIN Wali Songo Semarang.
Herdiansyah, Haris. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Indrawati, Ruli. 2013. Analisis Efektifitas Manajemen Zakat, Infaq, dan Shadaqah di BMT Bintoro Madani Demak. Skripsi. Tidak Diterbitkan. IAIN Walisongo.
Isma, Nurul. 2012. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pendistribusian Zakat di BMT Bina Ihsanul Fikri (BIF) Yogyakarta. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga.
Ismanto, Kuat. 2014. Keberlangsungan Bait al-Maal wa at-Tamwil (BMT) di Kota/Kabupaten Pekalongan”. Laporan Penelitian. Tidak Diterbitkan. P3M STAIN Pekalongan.
Mu’allim, A. 2015. Persepsi Masyarakat terhadap Lembaga Keuangan Syariah. Al-Mawarid Journal of Islamic Law, 10 (1).
Mubasiroh, Kholifatun. 2014. Pendistribusian Zakat, Infaq, dan Shadaqah untuk Pemberdayaan Umat Mandiri di BMT Bima, Muntilan. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Perhimpunan BMT Indonesia. 2012. Haluan BMT 2020. Cetakan kedua. Jakarta: PBMTI.
Pinbuk. tt. Pedoman dan Cara Pembentukan BMT Balai Usaha Mandiri Terpadu. Jakarta: Pinbuk.
Ridwan, Muhammad. 2004. Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil. Yogyakarta: UII Press.
Soemitro, Andri. 2010, Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Jakarta: Prenada Media Group.
Sugiyono, 2008. Metode Penelitian kuantitatife, Kualitatif, dan R & D. Bandung: ALFABETA.
Sulaeman. 2005. Penerapan Undang-Undang Nomor 38 Tabun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat dalam Kegiatan dan Pengembangan Battu, Maal Watta1wwil (BMT) (Studi di Kabupaten Kudus). Masters Thesis. Tidak Diterbitkan. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.
Yuli, Cantika. 2015. “Peran Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Dalam Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)”. http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2013/12/11/peran- baitul-maal-wa-tamwil-bmt-dalam-pemberdayaan-usaha-mikro- kecil-dan-menengah-umkm-618216.html (19 Februari 2015).
Yunus, Muhammad. 2015. “Baitul Tamwil Untuk Ekonomi Masyarakat Kecil Sebuah Pengalaman Mengelola BMT.” http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2012/07/06/baitul- tamwil-untuk-ekonomi-masyarakat-kecil-sebuah-pengalaman- mengelola-bmt-469584.html (19 Februari, 20015).
Yusrialis. 2013. “Bangkitnya BTM Sebagai Pemberdaya Usaha Mikro Syariah di Indonesia,” MENARA 12, No. 2 (2013): 170–76.
Downloads
Published
Article Statistics
Issue
Section
License
Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



