KRITIK DAN ALTERNATIF TERHADAP SISTEM BUNGA: ANALISIS PEMIKIRAN UMER CHAPRA DALAM KONTEKS PERBANKAN SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.28918/isjoust.v9i2.12720Abstract
Praktik bunga (riba) dalam sistem keuangan konvensional telah lama menjadi sorotan dalam kajian ekonomi Islam karena dianggap menimbulkan ketimpangan sosial, eksploitasi ekonomi, dan instabilitas keuangan. Umer Chapra, sebagai salah satu tokoh utama dalam ekonomi Islam modern, memberikan kritik mendalam terhadap sistem bunga dan menawarkan alternatif melalui sistem perbankan syariah bebas bunga. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritis pemikiran Chapra mengenai kelemahan struktural sistem bunga dan solusi yang ditawarkannya dalam bentuk sistem keuangan Islam berbasis kemitraan dan keadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka terhadap karya-karya Chapra dan literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Chapra menilai sistem bunga sebagai penyebab utama distorsi ekonomi dan ketimpangan distribusi kekayaan. Sebagai gantinya, ia mengusulkan model perbankan syariah yang berlandaskan prinsip bagi hasil (profit and loss sharing) yang dinilai lebih adil, stabil, dan sejalan dengan maqashid syariah. Pemikirannya tidak hanya berperan dalam membentuk paradigma ekonomi Islam, tetapi juga menjadi referensi penting dalam pengembangan sistem perbankan syariah kontemporer. Dengan demikian, pemikiran Chapra tetap relevan sebagai dasar dalam upaya reformasi sistem keuangan menuju tatanan yang lebih berkeadilan.
Keywords:
References
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 TSANIA FARAKH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
