Teori Multiple Intelligences dan Implementasinya dalam Pengajaran Pendidikan Agama Islam di Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.28918/bsd5aa71Abstrak
Era society 5.0 hadir sebagai sebuah konsep yang menekankan integrasi teknologi dan kehidupan manusia guna meningkatkan kualitas hidup dan menyelesaikan permasalahan sosial. Dalam konteks pendidikan, konsep ini merujuk adanya inoasi pembelajaran yang lebih inovatif, inklusif, dan adaptif. Multiple intelegences (kecerdasan majemuk) dalam hal ini berarti menunjukan bahwa kecerdasan manusia tidak terbatas pada kemampuan logika atau angka saja, namun terdapat beragam jenis kecerdasan yang unik pada setiap individunya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teori multiple intelligences serta implementasinya dalam pengajaran dan pembelajaran pendidikan agama islam di era society 5.0. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), penyusunan penelitian ini dilakukan dengan pemilihan topik, Eksplorasi topik, menentukan spesifikasi topik, mengumpulkan literatur, dan penyusunan artikel. Teknik analisis data penelitian dilakukan dengan mengumpulkan, memiliih, membandingkan, lalu menggabungkan semua data yang relevan dan saling berkesinambungan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi dari multiple intellegences dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menciptakan suasana belajara yang lebih interaktif.Temuan ini menegaskan bahwa strategi pengajaran berbasis kecerdasan majemuk relevan untuk diintegrasikan dalam desain kurikulum PAI di era Society 5.0. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori dan praktik pendidikan, khususnya dalam menciptakan pembelajaran PAI yang lebih kreatif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan serta kecerdasan siswa
Kata Kunci:
Referensi
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salsa Dwi Lestari, Rahma Mutiara Asy'syifa, Nailul Uly Emiliana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





