Implementasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Spiritual Siswa
DOI:
https://doi.org/10.28918/artik.v1i1.11662Abstrak
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk spiritualitas siswa di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Namun, dalam praktiknya, implementasi PAI masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PAI dalam membentuk spiritualitas siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI di sekolah berjalan melalui beberapa strategi utama, seperti pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler berbasis keagamaan, serta pembiasaan ibadah harian. Faktor pendukung utama meliputi kurikulum yang komprehensif, dukungan guru dan lingkungan sekolah yang religius, serta keterlibatan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya minat siswa, pengaruh lingkungan sosial yang kurang mendukung, serta keterbatasan waktu dalam pembelajaran agama. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi PAI yang efektif dapat membentuk spiritualitas siswa yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang kondusif bagi perkembangan spiritual siswa.
Kata Kunci:
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 hany, Luthfia, Mila , Setia, Dian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





