Konsep Pola Asuh Otoriter Dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Kognitif Anak
DOI:
https://doi.org/10.28918/artik.v1i1.11532Abstrak
Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk karakter dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pola asuh otoriter dan pengaruhnya terhadap perkembangan kognitif anak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka, yang mengkaji literatur relevan mengenai pola asuh otoriter dan dampaknya. Data yang digunakan berasal dari berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan penelitian. Penelitian ini tidak melibatkan subjek penelitian langsung, tetapi fokus pada analisis teoritis dan empiris dari literatur yang ada. Teknik analisis data menggunakan analisis isi, dengan mengidentifikasi pola dan tema yang berulang dalam literatur yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter, yang ditandai oleh kontrol ketat dan minimnya fleksibilitas, dapat menghambat perkembangan kognitif anak, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah. Minimnya keterlibatan emosional dan dukungan orang tua dalam pola asuh ini juga berkontribusi pada penurunan motivasi belajar anak. Meskipun pola asuh otoriter bertujuan untuk menanamkan disiplin, pendekatan ini memiliki dampak negatif pada perkembangan intelektual anak. Penelitian ini merekomendasikan orang tua untuk mengadopsi pola pengasuhan yang lebih fleksibel dan responsif guna mendukung perkembangan kognitif anak secara optimal.
Kata Kunci:
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Tyas Ayu Farah Dina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





