Pemenuhan Hak Administrasi Kependudukan bagi Orang dengan Gangguan Jiwa di Desa Kalirejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.28918/manabia.v4i02.9263Abstract
The fulfillment of civil registration rights for people with mental disorders (ODGJ) in Kalirejo Village, Talun Subdistrict, Pekalongan Regency, is an important issue that requires serious attention. Based on Law Number 23 of 2006 concerning Civil Registration, every Indonesian citizen has the right to obtain civil documents such as an Identity Card (KTP) and Family Card (KK). However, in practice, many individuals with mental disorders in Kalirejo Village lack these essential documents, preventing them from accessing social and healthcare services that are their rightful entitlements. This study aims to analyze the factors contributing to the non-fulfillment of civil registration rights for ODGJ, as well as the implications arising from this situation. The research employs a qualitative approach with an empirical juridical method. Primary data were collected through interviews with village officials, families of ODGJ, and direct observations in Kalirejo Village, while secondary data included legal documents and literature related to the fulfillment of civil registration rights. The findings reveal that the main barriers to the fulfillment of these rights are the low level of legal awareness among the community and the limited proactive efforts by village authorities. The implications of this situation include restricted access for ODGJ to healthcare and social assistance services to which they are entitled, worsening their health conditions and increasing social marginalization within the community.
Keywords:
References
Abdurrahman, M. (2009). Sosiologi dan metode penelitian hukum. Malang: UMM Press.
Agung Barok Pratama, Arina Manasikana, N. A. F. (2023). Efektivitas Layanan Aduan Lapor Bupati Berbasis E-Government di Kabupaten Pekalongan. Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik & Bisnis, 4(1), 78–96.
Bachtiar, S. H. (2018). Metode Penelitian Hukum, Dr. Oksidelfa Yanto. ed. UNPAM PRESS, Tangerang Selatan.
Balai Pustaka, P. N. (2001). Kamus besar bahasa Indonesia. (No Title).
Capil. (n.d.). Disdukcapil Adakan Jemput Bola Perekaman KTP Elektronik bagi Warga Disabilitas, Lansia dan ODGJ di Desa Sidomulyo dan Desa Sukorejo Kecamatan Kesesi. 2024.
Diniyanto, A. (2016). Indonesian ’ s Pillars Democracy : How This Country Survives. JILS (Journal of Indonesian Legal Studies), 1(1), 105–114.
Diniyanto, A. (2021a). Legal Protection Policy for Minority Groups (Evidence from Aboge Group in Purbalingga Indonesia). JILS (Journal of Indonesian Legal Studies), 6(2), 353–388. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jils.v6i2.49935
Diniyanto, A. (2021b). Peraturan Daerah Dana Cadangan. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(4), 478–491. https://doi.org/https://doi.org/10.54629/jli.v18i4.803
Diniyanto, A. (2021c). Perlindungan dan Penguatan Komunitas Minoritas: Kajian terhadap Eksistensi Komunitas Islam Aboge. Pekalongan: Scientist Publishing.
Diniyanto, A. (2021d). UU ITE, Amnesti, dan Negara Hukum. Retrieved from Kumparan website: https://kumparan.com/ayondiniyanto24/uu-ite-amnesti-dan-negara-hukum-1wfeBYoMZFL
Diniyanto, A. (2022). Desain Pembentukan Peraturan Desa yang Demokratis dan Aspiratif. Jurnal Legislasi Indonesia, 19(3), 353–367. https://doi.org/https://doi.org/10.54629/jli.v19i3.902
Diniyanto, A., & Kamalludin, I. (2021). Menyelamatkan Korban dari Jerat UU ITE: Studi Kasus Baiq Nuril Maknun dan Relevansinya Bagi Penguatan Peran Pemerintah Melindungi Pelapor Tindak Asusila. Jurnal Supremasi Hukum, 10(1), 1–18.
Diniyanto, A., & Muhtada, D. (2022). The Dynamics and Future of Qanun in the Welfare of the People of Aceh. Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 2(1), 31–42. https://doi.org/10.53013/bestuurskunde.2.1.31-42
Diniyanto, A., Muhtada, D., & Sofanudin, A. (2021). Kinship Politics in the 2020 Pilkada in Central Java: The Actors Involved and Their Influences. Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 1(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.53013/bestuurskunde.1.1.1-14
Hapsari, R. (2022). Upaya Pemenuhan Hak Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Karanganyar.
Herdiyanto, Y. K., Tobing, D. H., & Vembriati, N. (2017). Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa di Bali. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 121–132.
Hidayah, D. D. (2020). Kualitas pelayanan publik (studi pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan Cipatujah kabupatenTasikmalaya). Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 7(1), 28–34.
Hikmat, M. (2011). Metode Penelitian Dalam Perspektif Ilmu Dan Sastra. Graha Ilmu: Yogyakarta.
Inayati, A. A., & Pratama, A. B. (2022). Epistemology in Islam: The Integration of Science and Religion According to Kuntowijoyo and Its Correlation with the National Law Establishment. Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 6(1), 65. https://doi.org/10.21111/tasfiyah.v6i1.7280
Inayati, A. A., Risqiani, R., & Pratama, A. B. (2022). ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI DENGAN SISTEM TUKAR VOUCER. Jisyaku: Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum, 1(2), 182–195.
Kuantitatif, P. P. (2016). Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Muhtada, D., & Diniyanto, A. (2018). Dasar-Dasar Ilmu Negara. Semarang: BPFH Unnes.
Muhtada, D., & Diniyanto, A. (2021). Penguatan Peran BPIP dan Strategi Membumikan Pancasila untuk Melindungi Kelompok Minoritas. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 01(01), 111–121.
Muhtada, D., Diniyanto, A., & Alfana, G. Q. (2018). Model Pengelolaan Dana Desa: Identifikasi Problem, Tantangan, dan Solusi Strategis. RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi Dan Teknologi, 2(2), 29–44.
Musyarofah, N. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap ODGJ atas Kewajiban Persyaratan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik (JIHHP), 4(5).
Pratama, A. B. (2021). Mengukur Imunitas Pejabat Pelaksana Perppu 1/2020 dengan Asas Equality Before the Law. Supremasi Hukum, 17(2), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.33592/jsh.v17i2.1406
Pratama, A. B. (2024a). Inkonsistensi Norma Penempatan Tentara Nasional Indonesia Sebagai Penjabat Kepala Daerah Pada Masa Transisi atau pensiun dari dinas ketentaraan . Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum Dan Politik, 2(1), 117–128. https://doi.org/https://doi.org/10.59581/doktrin.v2i1.1884
Pratama, A. B. (2024b). Konstruksi Hukum Pengabulan Isbat Nikah di Bawah Umur dalam Putusan Pengadilan Agama Tegal Nomor. And Civil LawThe Indonesian Journal of Islamic Law, 5(1), 109–127.
Pratama, A. B., . A., & Jamin, M. (2018). Analisis Yuridis Pengaturan Ideal Peninjauan Kembali Perkara Pidana Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 34/Puu-Xi/2013. Jurnal Hukum Dan Pembangunan Ekonomi, 5(2), 29–39. https://doi.org/10.20961/hpe.v5i2.18258
Pratama, A. B., & Aziz, A. (2024). Rational Restrictions Or Pruning Of Rights ? Deadline For Submitting Formal Tests At The Constitutional Court. Jurnal Tapis : Teropong Aspirasi Politik Islam, 20(1), 124–141. https://doi.org/10.24042
Pratama, A. B., & Yusron, M. (2024). Advokasi Hak Pilih Penyandang Disabilitas Mental Di Kabupaten Batang. AKM Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 263–276. https://doi.org/10.36908
Rukin, S. P. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sulawesi Selatan: Yayasan Ahmad Cendekia Indonesia.
Saifuddin, A. (n.d.). Metode Penelitian,(Yogyakarta PT. Pustaka Pelajar: 1998). Cet, Nd.
Soekanto, S. (1982). Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.
Soekanto, S. (2004). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum, Cet. V, Jakarta, Raja Grafindo Persada.
Soekanto, S. (2006). Pengantar penelitian hukum. (No Title).
Umam, M. R., & Pratama, A. B. (2023). Hak Konstitusional Penyandang Disabilitas Mental dalam Pemilihan Umum. Manabia: Journal of Constitutional Law, 3(2), 287–306.
Wildan Fauzi Muchlis. (2023). ODGJ Perlu KTP. Ombudsman.

