Istri Sebagai Pencari Nafkah Utama Perspektif Hukum Islam

(Studi Di Kabupaten Pekalongan)

Authors

  • Fida Aini UIN K.H. abdurrahman wahid Pekalongan
  • Mohammad Hasan Bisyri UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Abstract

The phenomenon of the wife's role being involved as the main breadwinner in the family occurred in Dukuh Wijo, Getas Village, Wonopringgo District, Pekalongan Regency. The aim of this research is, among other things, to examine the Islamic law review of the patterns and principles of fulfilling a living in the family of a wife who has the status of the main breadwinner in Dukuh Wijo, Getas Village. This type of research includes field research. This research uses a qualitative approach. The data sources for this research are the results of interviews, observations, and other supporting literature. This research data collection technique uses interview, observation, and documentation techniques. This research analysis uses descriptive analysis techniques. The results of this research include: (1) The main breadwinner's wife's livelihood fulfillment pattern is divided into two, namely, the wife fulfills her livelihood in full and some only partially. (2) The reason why wives persist in their role as main breadwinners is because wives have the principle of maintaining their marital commitment and prioritizing the interests of their children's future. (3) According to Islamic law, it is sunnah, fardhu and permissible for a wife to work and change her role to become the main breadwinner. The conditions experienced by the eight main breadwinner wives are seen based on the level of need, namely dharuriyyat, hajjiyat or tahsiniyat.

References

Ahmad, Dodi. “Interaksi Simbolik: Suatu Pengantar”. Mediator, Volume 9 Nomor 2,Desember 2008, 307. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mediator/article/view/1115

al-Barkati, Muhammad Amin al-Hasan al-Majdadi. Qawa’id al-Fiqh. Karaci: al-Shadaf, (1986).

Ali, Muhammad Daud. Hukum Islam : Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.

Al-Jazari, Abu Bakar Jabir. Pola Hidup Muslaim: Minhajul Muslim Mu’ammalah, terj. Ahmad Supeno. Bandung: Remaja Rosdakarya, t.tp.

Al-Jaziri, Abdur Rohman.( 1969). Kitab Fiqh al-Madzahib al-Arba‟ah, Juz 4. Mesir: Al-Maktabah Al- Tijariyyah Al-Kubro,

Arikunto, Suharsini. ( 2009).Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Asy-Syafi’I. (2015). Fathul Qorib. Kediri : Santri Salaf Press.

Azzam, AAM., Abdul Wahab Sayyed Hawas. (2011).Fiqh Munakahat, Cet. Ke- 2. Jakarta: Amzah

Busyro. (2016). Dasar-dasar Filosofis Hukum Islam. Ponorogo: CV. Wade Group.

Chairina, Nina. “Istri Pencari Nafkah Utama dalam Keluarga (Kajian Pasal 34 Ayat 1 Undang- undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan)”. Jurnal Studi Gender dan Anak, Vol. 8 No. 1, Januari-Juni (2021). http://dx.doi.org/10.32678/jsga.v8i01.5861

Djawas, Mursyid. “Pandangan Hukum Islam Terhadap Istri Sebagai Penanggung Jawab Keluarga (Studi Kasus di Kec.Kute Panang Kab. Aceh Tengah)”. Media Syari’ah, Vol. 20, No. 2, 2018. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/medsyar/article/view/6515

Goode, William J. (2004). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara.

Gunawan, Imam. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktek. Jakarta: Bumi Aksara

Hammad, Suhailah Zainul ‘Abidin. (2002). Menuai Kasih Sayang di Tengah Keluarga. Jakarta: Mustaqim.

Hardiansyah, Haris. (2012) Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Huanika

Rahmah, M., dan Zainul Anwar. “Psikoedukasi tentang Resiko Perkawinan Usia Muda Untuk

Ichtijanto.( 1994). Pengembangan Teori Berlakunya Hukum Islam di Indonesia, cetakan II. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Imaniyati, NS., Panji Adam. (2018). Pengantar Hukum Indonesia : Sejarah dan Pokok-pokok Hukum Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Iryani, Eva. “Hukum Islam, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia”. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, vol. 17 No. 2, 24.

Jakfar, TM, dan Fakhrurrazi. “Kewajiban Nafkah Menurut Ushul dan Furu Menurut Mazhab Syafi’I”. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, Vol. 1 No. 2, Juli- Desember, 2017. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/2385

Junaidi. “Elastisitas Hukum Islam Dalam Merespons Perubahan Sosial”. Jurnal Madania Vol.

Kholis, Nur. “Prospek Penerapan Hukum Islam di Indonesia”. Jurnal Hukum Islam Mawarid Edisi 8. https://journal.uii.ac.id/index.php/JHI/article/view/6135

Kodir, Faqihuddin Abdul. (2019). Qira’ah Mubadalah: Tafsir Progresif untuk Keadilan Gender dalam Islam. Yogyakarta: IRCiSoD.

Littlejhon. (, 2009). Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika.

Mardani. ( 2012). Fiqh Ekonomi Syariah: Fiqh Muamalah. Jakarta: Kencana.

Menurunkan Intensi Pernikahan Dini Pada Remaja”. Jurnal Intervensi Psikologi, Volume 7 Nomor 2, Desember 2015.

Moleong, Lexi J. ( 2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Roesdakarya.

Muhammad, Abdulkadir. ( 2004). Hukum dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya.

Mustafa, Zainal. (2009). Mengurai Variabel Hingga Instrumentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nasution. (2003).Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara

Nurdin, Zurifah. “Konstruksi Kepemimpinan dalam Rumah Tangga Istri Pencari Nafkah Utama dalam Bingkai Hukum Islam dan Hukum Positif di kota Bengkulu”. Jurnal Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Vol.4, No.1, 2019.

Nuroniyah, W., Ilham, B., dan Ahmad, N. “Kewajiban Nafkah Dalam Keluarga Perspektif Husein Muhammad”. MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam, Volume 4 Nomor 1, Juni 2019.

Paloma, Margareta M. (2007). Sosiologi Kontenporer. Jakarta: PT. Raja Grafindow Persada.

Rohidin. (2016).Pengantar Hukum Islam : Dari Semenanjung Arabia hingga Indonesia. Yogyakarta: Lintang Rasi Aksara Books.

Shihab, Quraish. (2011). Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta: Lentera hati.

Shihab, Quraish.( 1996). Wawasan Islam. Bandung: Mizan.

Subaidi. “Konsep Nafkah Menurut Hukum Perkawinan Islam”. ISTI’DAL: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 1 No. 2, Juli-Desember 2014.

Subandi, Tjipto. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Sugiyono. (2007).Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Suryabrata, Sumaidi. (1987). Metode Penelitian. Jakarta: Rajawali.

Syarifuddin, Amir. (2006). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Syatha, Abu Bakar Muhammad. I’anah Ali Thakibin Juz 4. t.kp: t.p, t.th.

West dan Turner. (2008). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika.

XVIII, No. 1, Juni 2014.

Damduri, Ketua RT 01, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, Wawancara Pribad, Dukuh Wijo Desa Getas, 22 Desember 2021.

Emi Rohmi, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022.

Hj. Munasifah, Aktivis Sosial Pemberdaya Perempuan, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, Wawancara Pribadi, Dukuh Wijo Desa Getas, 22 Desember 2021.

Mualimah, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, Wawancara Pribadi, Dukuh Wijo Desa Getas, 03 Januari 2022.

Murtadlo, Ketua Ranting NU Desa Getas, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022.

Mutlaili, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022.

Nasroh, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022.

Nok Atiyah, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022.

Nur Khasanah, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022.

Nur Laelis, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022

Sofiah, Istri Pencari Nafkah Utama, diwawancarai oleh Fida Aini Sikhah, di Desa Getas, 29 Mei 2022

Published

20-05-2024

Article Statistics

137 Views
99 Downloads

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Istri Sebagai Pencari Nafkah Utama Perspektif Hukum Islam : (Studi Di Kabupaten Pekalongan). (2024). Al-Hukkam: Journal of Islamic Family Law, 4(1), 13-32. https://e-journal.uingusdur.ac.id/al-hukkam/article/view/13296