Pendampingan Usaha Ekonomi Kerakyatan di Desa Kembang Pacitan: Pembuatan Bakso Tusuk (Ikan)

Authors

  • Nur Edi Prabha Susila Yahya UIN Sunan Kalijaga
  • M. Yazid Nur Rabbani Al-Lontari UIN Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.28918/dharmahita.v2i2.12842

Abstract

The Economic Sector is the heart of most people's lives, especially in areas with tourism potential. This community service research aims to explore the economic potential of Kembang Village in Pacitan Regency. Considering the challenges faced by the community after the Covid-19 pandemic, a people-centered economic approach through the optimization of natural resource management based on fish, which is abundant in Pacitan Regency, is considered a solution that needs to be implemented. The research method used is qualitative. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and literature studies to obtain complete information on the potential of natural resources in Kembang Village. The main focus of this research is on optimizing natural resource management, which is expected to trigger economic circulation, especially in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector. One of the strategies proposed as a result of the research is through training and implementation of food processing technology, particularly in the context of making fish meatballs on skewers. As a form of cuisine, fish meatballs on skewers have a unique taste, aroma, and character and can be publicized through traditional culinary festivals and promoted as a specialty of the village. This is intended to improve the economy of the people of Kembang Village, Pacitan.

Keywords:

Ekonomi Kerakyatan, Optimalisasi SDA, Inovasi Kuliner Ikan, Bakso Tusuk

References

[1] Atmosoeprapto, Kisdarto. 2002. Menuju SDM Berdaya. PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

[2] Basuno, Edi. 2008. Tindak (Action Research) Pemberdayaan Masyarakat Daerah Tertinggal. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.

[3] Bhudianto, Wahyu. (2012). Sistem Ekonomi Kerakyatan dalam Globalisasi Perekonomian. Transformasi, 14(22), 1–9

[4] Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pacitan. 2005 Buku Pedoman Wisata..

[5] Edi Suharto, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, Bandung,PT. Refika Aditama, 2009.

[6] Fandeli, Chafid. 1995. Dasar-dasar Manajemen Kepariwisataan Alam. Yogyakarta: Liberty.

[7] Firmansyah, Arif. (2012). Penafsiran Pasal 33 UUD1945 dalam Membangun Perekonomian Di Indonesia. Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 13(1), 264–288. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/sh.v14i1.1451

[8] Gamal Suwantoro. 1997. Dasar-dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi.

[9] Hapsari, Dwi Ratna Indri. (2019). Hukum dalam Mendorong Dinamika Pembangunan Perekonomian Nasional ditinjau dari Prinsip Ekonomi Kerakyatan. Legality, 26(2), 238–251.

[10] Hoesein, Zainal Arifin. (2016). Peran Negara Dalam Pengembangan Sistem Ekonomi Kerakyatan menurut UUD 1945. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 23(3), 503–528. https://doi.org/10.20885/iustum.vol23.iss3.art8

[11] J. Moeleong, Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya,2001.

[12] J. Spilane, James. 1987. Ekonomi Pariwisata Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

[13] Kader, Mukhtar Abdul. (2018). Peran Ukm Dan Koperasi Dalam Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan Di Indonesia. JURISMA : Jurnal Riset Bisnis & Manajemen, 8(1), 15–32. https://doi.org/10.34010/jurisma.v8i1.995

[14] Kogoya,Rudi. (2020). Kekuatan Ekonomi Rakyat dan Pengaruhnya terhadap Kemajuan Indonesia. Global & Policy, 8(2), 78–88.

[15] Malau, Natalia Artha. (2016). Ekonomi Kerakyatan Sebagai Paradigma Dan Strategi Baru Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ilmiah “Research Sainis,”2(1), 1–8.

[16] Marzuki, Alie. (2015). Indikator Ekonomi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN

[17] Miftachul Huda, Pekerjaan sosial dan Kesejahteraan Sosial: Sebuah Pengantar, Yogyakarta, Pustaka Pelajar,2009.

[18] Mubyarto. (2014). Ekonomi Kerakyatan. Retrieved from http://library1.nida.ac.th/termpaper6/sd/2554/19755.pdf

[19] Muljadi, A. J. (2014). Kepariwisataan Dan Perjalanan. Bandung: Rajawali Pers.

[20] Musanef. 1985. Manajemen Usaha Perjalanan Wisata di Indonesia. Jakarta: Gunung Agung.

[21] Nasution. 2001. Metode Research. Jakarta: P.T.Bumi Aksara.

[22] Nyoman S. Pendit. 1999. Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

[23] Oka A. Yoeti. 1983. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

[24] Oka A. Yoeti. 1989. Tour and Travel Manajemen. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

[25] Retnowati, Tutiek, Boediningsih, Widyawati, & Afdol. (2018). Kebijakan Pengembangan UMKM Berbasis Ekonomi Kerakyatan di Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat III, 3(September), 316–322. Retrieved from https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwiB2uuMyMjsAhXjH7cAHQlwCVIQFjAEegQIBBAC&url=http%3A%2F%2Fprosiding.unirow.ac.id%2Findex.php%2FSNasPPM%2Farticle%2Fdownload%2F191%2F196%2F&usg=AOvVaw2N7sRbJ2CCSETSHsnEa

[26] Sartika Partomo, Tiktik. 2002. Ekonomi Skala Kecil/Menengah dan Koperasi. Ghalia Indonesia, Bogor.

[27] Soekadijo R. G. 1996. Anatomi Pariwisata. Jakarta: Gramedia.

[28] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta,2008.

[29] www.pacitan.go.id. Diakses pada 01 november 2023.

Downloads

Published

29-12-2025

Article Statistics

158 Views
12 Downloads

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pendampingan Usaha Ekonomi Kerakyatan di Desa Kembang Pacitan: Pembuatan Bakso Tusuk (Ikan). (2025). Dharmahita: Journal of Community Service and Development, 2(2), 150-160. https://doi.org/10.28918/dharmahita.v2i2.12842