Kembali ke berita

18 June 2025

Restrukturisasi Pengelola Jurnal FUAD: Mahasiswa Dibekali Pelatihan OJS oleh Pusat Publikasi UIN Gus Dur

Restrukturisasi Pengelola Jurnal FUAD: Mahasiswa Dibekali Pelatihan OJS oleh Pusat Publikasi UIN Gus Dur
Pekalongan, 18 Juni 2025 — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) menggelar kegiatan Restrukturisasi Pengelola Jurnal yang dirangkaikan dengan Pelatihan Open Journal System (OJS) untuk mahasiswa, sebagai langkah awal dalam memperkuat tata kelola publikasi ilmiah berbasis digital. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula FUAD ini dibuka langsung oleh Dekan FUAD, Dr. Hj. Tri Astuti Haryati, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa era keterbukaan teknologi menuntut kesiapan dan kapasitas akademik yang mumpuni, khususnya dalam pengelolaan jurnal ilmiah. “Pengelolaan jurnal adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, tepatnya dalam aspek penelitian. Dengan keterbukaan teknologi, hasil penelitian kita bisa menjangkau dunia. Untuk itu, kita memerlukan pengelolaan yang profesional dengan menjunjung tinggi nilai akademik,” ujar Dekan FUAD. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. H. Hasan Suaidi, M.Ag, turut mendukung penuh program ini. Beliau menyampaikan bahwa setiap program studi di lingkungan FUAD akan diarahkan untuk memiliki jurnal ilmiah sendiri. “Kami mendorong terbentuknya tim pengelola jurnal yang tangguh di tiap prodi. Mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini dan terlibat aktif dalam pengelolaan jurnal akan mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya,” tegasnya. Pelatihan teknis OJS diberikan langsung oleh Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan, Dr. M. Achwan Baharuddin, M.Hum. Dia menyambut baik langkah strategis FUAD dalam melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim pengelola jurnal. “Ini adalah praktik baik yang juga dilakukan di berbagai kampus PTKIN. Sudah saatnya mahasiswa ikut aktif dalam pengelolaan jurnal, tidak hanya sebagai pembaca dan penulis, tetapi juga sebagai bagian dari manajemen ilmiah itu sendiri,” ujarnya. Kegiatan yang diselenggarakan pada 17-18 Juni 2025 ini merupakan langkah awal menuju kemandirian pengelolaan jurnal di lingkungan FUAD yang lebih profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Para peserta pelatihan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pengembangan jurnal-jurnal ilmiah berbasis teknologi terbuka di masa mendatang.