Kembali ke berita

19 June 2026

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan Dampingi Jurnal Hikmatuna Menuju Indeksasi Scopus 2027

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan Dampingi Jurnal Hikmatuna Menuju Indeksasi Scopus 2027
Pekalongan – Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah melalui kegiatan pendampingan intensif bagi Jurnal Hikmatuna sebagai bagian dari persiapan menuju pengajuan indeksasi Scopus pada tahun 2027. Kegiatan pendampingan (27-28 Juli 2026) ini merupakan tindak lanjut atas berbagai catatan dan masukan yang diberikan oleh Content Selection and Advisory Board (CSAB) Scopus setelah pengajuan Jurnal Hikmatuna pada periode 2025 belum memperoleh hasil yang diharapkan. Berbagai rekomendasi tersebut menjadi dasar penyusunan strategi penguatan kualitas jurnal, baik dari aspek tata kelola editorial, identitas keilmuan (research identity), kualitas artikel, internasionalisasi, maupun visibilitas jurnal. Selain mengacu pada evaluasi CSAB Scopus, pendampingan ini juga merupakan implementasi dari hasil Workshop Persiapan Scopus yang diselenggarakan pada bulan Mei lalu. Dalam workshop tersebut, narasumber memberikan berbagai arahan strategis mengenai standar penilaian Scopus, penguatan fokus dan ruang lingkup jurnal, peningkatan kualitas publikasi, serta strategi membangun reputasi internasional yang berkelanjutan. Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan menyampaikan bahwa penolakan dari Scopus bukanlah akhir dari proses, melainkan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Oleh karena itu, pendampingan dilakukan secara sistematis agar seluruh rekomendasi dari CSAB dapat diimplementasikan dengan baik sebelum proses pengajuan kembali. "Setiap masukan dari CSAB merupakan peluang untuk meningkatkan kualitas jurnal. Pendampingan ini difokuskan agar Jurnal Hikmatuna memiliki identitas ilmiah yang semakin kuat, tata kelola editorial yang sesuai standar internasional, serta mampu meningkatkan daya saing pada saat pengajuan kembali ke Scopus pada tahun 2027," ujarnya. Melalui pendampingan berkelanjutan ini, diharapkan Jurnal Hikmatuna dapat memenuhi seluruh indikator yang dipersyaratkan Scopus sekaligus memperkuat posisinya sebagai jurnal bereputasi internasional di bidang kajian keislaman. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam meningkatkan mutu publikasi ilmiah serta memperluas kontribusi hasil penelitian sivitas akademika di tingkat global.