Studi Literatur: Pembelajaran Seni Tari untuk Peningkatan Kreativitas Visual dan Kinestetik di Tingkat Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.28918/artik.v1i2.12932Abstrak
Penelitian ini mengkaji urgensi optimalisasi pembelajaran seni tari di Sekolah Dasar (SD) dalam Kurikulum Merdeka, mengingat praktik yang masih cenderung terfokus pada aspek kinestetik dasar dan imitasi gerak, sehingga membatasi stimulasi kreativitas visual-gerak siswa. Kreativitas visual, yang merupakan kemampuan menerjemahkan rangsang visual dari lingkungan menjadi eksplorasi gerak orisinal, belum terfasilitasi secara sistematis. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis peran strategis dan efektivitas konseptual integrasi rangsang visual dan kinestetik sebagai strategi instruksional dalam pembelajaran tari kreasi untuk meningkatkan kemampuan visual-spasial siswa SD. Metode yang digunakan adalah Studi Literatur Sistematis (SLR), di mana data dikumpulkan dari basis data akademik terindeks (Google Scholar, SINTA, DOAJ) yang relevan sepuluh tahun terakhir. Data yang terekstraksi kemudian dianalisis secara kualitatif-deskriptif untuk disintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi rangsang visual (melalui pengamatan objek) dan kinestetik (melalui eksplorasi dan improvisasi gerak) berfungsi sebagai landasan metodologis yang kuat untuk menciptakan karya tari kreatif, secara signifikan menumbuhkan daya cipta dan imajinasi kreatif siswa. Dengan demikian, metode eksploratif dan improvisatif berbasis integrasi rangsang adalah strategi yang paling relevan dan efektif untuk mencapai tujuan holistik pendidikan seni tari di tingkat dasar.
Kata Kunci:
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 M. Shidqul Wafa, Roma Aristiyanto, Tri Widiastuti, Afrisa Zayyana, Roma Aristiyanto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





