Implementasi Pendidikan Karakter Anak Melalui Program Magrib Mengaji di Majelis Taklim Darul Abror Kabupaten Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.28918/artik.v1i2.12585Abstrak
Era digital membawa transformasi signifikan dalam kehidupan, termasuk dalam pendidikan anak, namun juga menghadirkan tantangan seperti degradasi moral, menurunnya disiplin, dan berkurangnya sopan santun akibat paparan gawai dan media sosial yang tidak terkontrol. Pendidikan karakter menjadi solusi strategis untuk membentuk anak yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk implementasi pendidikan karakter anak di Majelis Taklim Darul Abror, mengidentifikasi dan menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan karakter di Majelis Taklim Darul Abror, dan menjelaskan dampak serta respon anak, wali santri, dan masyarakat terhadap pelaksanaan program pendidikan karakter di Majelis Taklim Darul Abror. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama Mei hingga Juni 2025. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Taklim Darul Abror menerapkan pendidikan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai religius, kedisiplinan, dan sopan santun, meskipun belum sepenuhnya terstruktur. Program Magrib Mengaji berperan sebagai sarana pembelajaran Al-Qur’an, pengembangan karakter, pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan komunitas. Tantangan seperti rendahnya motivasi anak, keterbatasan sarana, dan pengaruh lingkungan masih dihadapi. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan program yang lebih sistematis, pengembangan sarana atau fasilitas, dan kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat untuk mengoptimalkan pendidikan karakter.
Kata Kunci:
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Baqyiyatul Izzah, Aryana Maula

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





