CITRA KAUM PEREMPUAN DI HINDIA BELANDA

Authors

  • Fika Hidayani Sekolah Tinggi Agama Islam Persis Bandung
  • Isriani Hardini IAIN Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.28918/muwazah.v8i1.9018

Abstract

This article illustrates the position of Indonesian women in the Dutch colonial era, where women were treated arbitrarily, and they did not have the rights as human beings which equal to men. In fact, due to economic conditions and necessity, these women were willing to become a mistress and housekeeper in the Dutch household in Indonesia. This article is an interesting to discuss because the condition of women in Dutch colonial are rarely exposed to the media. A condition that was very dramatic that never happened again to women in Indonesia.

Keywords:

women, the Dutch East Indies, mistresses, gender

References

Aburdene, Patricia& John Naisbitt. 1990. Megatrends 2000. Jakarta: Binarupa Aksara.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka: Jakarta.

Hafiz, Liza (ed). 2004. Perempuan dalam Wacana Politik Orde Bare: Pilihan Artikel Prisma. Jakarta: Pustaka LP3ES. Hasan, Alwi dan Dendy Sugiono (Editor). 2002. Telaah Bahasa dan Sastra. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Hellwig, Tinneke. 2007. Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Iswary, Ery. 2010. Perempuan Makassar Relasi Gender dalam Folklor. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Juliastuti, Nuraini. 2000. Kebudayaan yang Maskulin, Macho, Jantan, dan Gagah. Newsletter KUNCI no. 8

Kartodirjo, Sartono. 1993. Pengantar Sejarah Indonesia Baru II. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

KOWANI. 1978. Sejarah Setengah Abad Pergerakan Perempuan Indonesia. Jakarta: Penerbit PN Balai Pustaka.

Ohorella, G.A. dkk. 1992. Peranan Perempuan Indonesia dalam Masa Pergerakan Nasional. Jakarta: Depdikbud, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional. Rianti, Defti. 2014. “Potret Perempuan Jawa dalam Film R. A. Kartini”. Yogyakarta:

Skripsi UIN Sunan Kalijaga

Subarkah, Muhammad. 2011. “Mina dan Sarina yang Terlupakan”. Jakarta: Republika, Teraju, 22 Februari 2011.

Sugihastuti dan Itsna Hadi Septiawan. 2007. Gender dan Inferioritas Perempuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Soekarno. 1963. Sarinah: Kewajiban Perempuan dalam Perjuangan Republik Indonesia. Jakarta: Panitia Penerbit Buku-Karangan Presiden Soekarno.

Taylor, Jean Gelman. 2009. Kehidupan Sosial di Batavia. Jakarta: Masup.

Trimurtini, Winingsari. 2015. “Mengenai Perkembangan Kongres Perempuan Indonesia Pertama Tahun 1928 di Yogyakarta”. Yogyakarta: Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta.

Wahyudi, Ibnu. 2003. Kata Pengantar Kesastraan Melayu Tionghoa dan Kebangsaan Indonesia Jilid 7: Pernyaian dalam Kesastraan Melayu Tionghoa. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

2025-01-07

Article Statistics

543 Views
465 Downloads

Issue

Section

Artikel

How to Cite