Konstruksi Hukum Perkawinan Poligami di Indonesia (Prespektif Hukum Feminis)

Authors

  • Shinta Dewi Rismawati Fakultas Syariah IAIN Pekalongan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.28918/muwazah.v9i2.9000

Abstract

The paper criticizes the construction of law, the existing legal arrangements concerning polygamous marriage in the perspective of legal feminism. The argument is that the legal construction of polygamous marriages in Indonesia is in fact not value-free, ambitious and adheres to a conventional patriarchal paradigm. The findings and analysis show that, Law Number 1 Year 1974 on Marriage is not value-free, ambiguous and gray, thus perpetuating the uncertainty in marriage law. The marriage law of conventional patriarchal paradigm just legitimizes husband's sexuality for polygamy by placing steorotif on women as her ordinate platform.

Keywords:

marriage law, polygamy, legal feminisme, conventional patriarchal paradigm.

References

Buku

Amirudin, Mariana, Feminisme : Ilmu Pengetahuan Merindukan Kebenaran, Jurnal Perempuan 48 N0 48 Tahun

Bello, Petrus C.K.L, Ideologi Hukum Refleksi Filsafat atas Ideologi di Balik Hukum, Insan Merdeka, Bogor, 2013

Douglas, Anne Carol. (1990).Love and Politics.Radical Feminist and Lesbian Theories. San Fransisco : ISM Press

Freud, Sigmund, Siapa Dia oleh Ruth Berry diterjemahkan oleh Penerbit Erlangga, Jakarta, 2002

Hadikusuma, Hilman, Hukum Perkawinan Indonesia Indonesia, Hukum Adat, Hukum Agama, Cetakan IV, Mandar Maju, Bandung, 2011

Irianto, Sulistyowati, Perempuan Diantara Berbagai Pilihan Hukum, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2003

Karim, Erna, Pendekatan Perceraian Dalam Prespektif Sosiologi, tulisan dalam Buku Bunga Rampai Sosiologi Keluarga, Penyunting T.O. Irhomi, Yayasan Obor Indoensia, Jakarta, 2004

Katz, J.S dan R.S Katz, Legislating Social Change in Development Country; The New Indonesia Marriage Law Revisted, The American Journal of Comperative Law, Vol.26, 1978

Mahfud, MD,Politik Hukumdi Indonesia, edisi revisi, cet. ke-4, Rajawali Pers, Jakarta, 2011

Munti, Ratna, Batara. (2005). Demokrasi Keintiman Seksualitas di Era Global.Yogyakarta : LKis.

Mursalin, Supardi, Menolak Poligami Studi Tentang UU Perkawinan dan Hukum

Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2007

Prawirohamidjojo, R. Soetoyo, Prulalisme Dalam Perundang-undangan Perkawinan Di Indonesia, Airlangga University Press, Surabaya, 1988

Prins, J., De Indonesische Huwelijkswet van 1974, Publikatiesover Volks recht, Nijmegen, 1977

Rahardjo, Satjipto, Aneka Persoalan Hukum dan Masyarakat, Alumni Press, Bandung, 2010

Savitri, Niken, HAM Perempuan : Kritik Teori Hukum Feminisme Terhadap KUHP, Radika Aditama, Bandung, 2008

Soekito, Sri Widoyati Wiratmo, Anak dan Wanita Dalam Hukum, LP3ES, Jakarta, 1983

Widanti, Agnes, Hukum berkeadilan jender: aksi-interaksi kelompok buruh perempuan dalam perubahan sosial.

Penerbit Kompas, Jakarta, 2005

Jurnal dan Proseding

Brooks, The Problem of Polygami, Philosophical Topics, Vol. 37, No. 2, Global Gender Justice (FALL 2009), 2009

Casey E. Faucon, Marriage Outlaws: Regulating Polygamy in America, 22 Duke Journal of Gender Law& Policy 1-54 (Fall 2014) di https://scholarship.law.duke.edu/djglp/ vol22/iss1/1

Choirin YD, Nur, Menyoal Ijin Poligami bagi PNS, Journal Yin Yang, Pusat Studi Gender STAIN Purwokerto, Vol.5 No.2 Jul-Des 2010, 2010

Danardono, Donny, Critical Legal Studies: Posisi Teori dan Kritik, Kisi Hukum, Majalah Ilmiah Hukum, Unika Soegijapranoto, Vol 14, No 1, 2015

Hadikusuma, Hilman, Pembatalan Perkawinan Poligami Di Pengadilan Agama ( Tinjuan Dari Hukum Positif), Jurnal Cita Hukum, Vol. I No. 1 Juni 2013

Olsen, Nate, Marriage and Divorce in Islamic and Mormon Polygamy : A Legal Comparison, Intermountain West Journal of Religious Studies, Vol. 1 No. 1 2009https://digitalcommons.usu.edu/c gi/viewcontent.cgi?referer=https://ww w.google.co.id/&httpsredir=1&article =1005&context=imwjournal

Penasthika,Priskila Pratita,Hukum Perkawinan di Indonesia (Marriage Law in Indonesia), DOI: http://dx.doi.org/10.15742/ilrev.v2n1. 65, Journal Indonesia Law Review, Vol 2, No 1 (2012), hlm 231 >Penasthika

Rich, Adrienne, Compulsory Heterosexualilty and Lesbian Existence, dalam Stevi Jackson (ed), Feminism and Sexuality : A Reader, Columbia University Press, New York, 1996, hlm. 131-132.

Rismawati, Shinta Dewi, Persepsi Poligami Di Mata Perempuan Kota Pekalongan, Muwazah, Volume 6, Nomor 2, Desember 2014

Suhanah dan Fauziah, Kawin Kontrak di Kawasan Puncak Bogor, Jurnal Multikultural dan Multireligius, Vol x, No 4, Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Jakarta, 2011

Suparlan, Parsudi, Sistem Kekerabatan, Keluarga dan Peranan Pria Dalam Keturunan, dalam berita Antropologi, The XIII, No 46 April- Juni, 1989.

Thobejane Tsoaledi Daniel, Takayindisa Flora, An Exploration of Polygamous Marriages: A Worldview Mediterranean Journal of Social Sciences, Mediterranean Journal of Social Sciences, Vol. 5 No. 27, 2014. http://www.mcser.org/journal/index.p hp/mjss/article/view/5179

Trigiatno, Ali, Ijin Poligami Di Kota Pekalongan, Jurnal Penelitian, Vol 5 Nomor 1 Tahun 2013, hlm 1-3, diunduh dari e-journal.stain- pekalongan.ac.id

Vony, Reyneta, Kebijakan Poligami : Kekerasan Negara Terhadap Perempuan. Jurnal Perempuan. No 31. September 2003

Yudhanti, Ristina, Pengaruh Gerakan Feminisme Terhadap Kebijakan Publik Di Indonesia, dalam Proseding Konsorsium Hukum Progresif 2013 dengan tema Dekonstruksi dan Gerakan Pemikiran Hukum Progresif, Thafa Media, Yogyakarta, 2013

Disertasi dan Laporan Penelitian

Rismawati, Shinta Dewi, Budaya Hukum dan Nilai-Nilai Transaksional Dalam Perkawinan Poligami di Kota Pekalongan, hasil penelitian, LP2M IAIN Pekalongan, 2016, tidak dipublikasikan

Trigiatno, Ali, Politik Hukum Negara Republik Indonesia Dalam Pengaturan Poligami, Disertasi, Program Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel, Surabaya, 2012

Web di Internet

http://www.lbh-apik.or.id/amandemen UUP- usulan.htm

Ludiana, Tia, Peraturan Poligami Dalam UU No 1 Tahun 1974 Mengenai Perkawinan yang diunduh dari https://docs.google.com/document/d/1 5wSvjdXFE5y2YhTYAPmiVfM48ml W9QNov9SMS9BviZk/edit?hl=in&pr ef=2&pli=1# Google Scholar

Sumardjan, Selo, Perubahan-Perubahan Sosial Budaya dan Hubungannya dengan Perkembangan Hukum, Makalah pada Simposium masalah peralihan masyarakat tradisional ke masyarakat modern dan pengaruhnya terhadap hukum, diselenggarakan oleh BPHN bekerjsama dengan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang, 1981

Downloads

Published

2025-01-07

Article Statistics

469 Views
66 Downloads

Issue

Section

Artikel

How to Cite

Konstruksi Hukum Perkawinan Poligami di Indonesia (Prespektif Hukum Feminis). (2025). Muwazah, 9(2), 125-137. https://doi.org/10.28918/muwazah.v9i2.9000