URGENSI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga
DOI:
https://doi.org/10.28918/muwazah.v3i2.8962Abstract
Violence against women impede or negate the possibility of women to enjoy human rights and freedom are incompatible with the Constitution and Law no. 23 Year 2004 on the Elimination of Domestic Violence (PKDRT). According to Law no. 23 In 2004, the urgency of the legal protection of women are advocates for abused women with female victims of domestic violence pengananan from various parties in accordance with their areas of expertise and their respective disciplines, in this case the disciplines of law, medical and psychology.
Keywords:
References
Harsono Irawati dkk. (ed), 2000, Pengetahuan Praktis tentang Perlindungan Terhadap Perempuan Korban
Kekerasan, Sumbangsih untuk Awak Ruang Pelayanan Khusus Kantor Meneg PP, Jakarta
Hartono, Sunaryati, 1994, Penelitian Hukum di Indonesia Pada Akhir Abad ke-20, Alumni, Bandung
Jurnal Studi KEPOLISIAN, 2004, Kekerasan Terhadap Perempuan, PT LKIS Pelangi Aksara, Yogyakarta Komnas Perempuan, 2002, Peta Kekerasan Pengalaman Perempuan Indonesia, Jakarta
Mufidah, CH, 2001, FaktorSosial Budaya dan Agama yang Melanggengkan Ketimpangan Gender, PPHG, Fakultas Hukum , Unibraw. Malang.
Murniati A. Nunuk Prasetyo, 1998, Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Kanisius, Yogyakarta
R. Soesilo, Kitab Undang Undang Hukum Pidana, Politea, Bogor
Sayuti Thalib, 2002, Hukum Kekeluargaan Indonesia, Universitas Indonesia Perss, Jakarta
Selemin, Jaques, 2003, Anti Kekerasan Itu Apa Sih ?, Terjemahan, Gramedia Pustaka Ulum, Jakarta
Subhan, Zaitunah, 2002, Peningkatan Kesetaraan dan Keadilan Gender Dalam Membangun Good Governance, El-Kahfi, Jakarta
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Lima Bintang
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2011 Muwazah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

