Pengaruh Green Corporate Governance, Biaya Lingkungan, dan Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.28918/jaais.v6i2.12713Abstract
Pendahuluan/Tujuan Utama: Penelitian ini mengkaji pengaruh green corporate governance, biaya lingkungan, dan CSR dalam mendukung peningkatan kinerja keuangan, dengan fokus penelitian pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, mengingat sektor ini memiliki tingkat paparan lingkungan yang tinggi dan tuntutan transparansi keberlanjutan yang semakin tinggi. Latar Belakang Masalah: Fenomena penurunan price to book value setiap tahun pada perusahaan menunjukkan melemahnya harga saham yang mencerminkan rendahnya laba, sehingga memicu penurunan kinerja keuangan ditengah meningkatnya tuntutan keberlanjutan dari pihak pemangku kepentingan. Kebaruan: Penelitian ini menggunakan variabel terbaru yang masih jarang diteliti yaitu green corporate governance yang diukur melalui disclosure index. Variabel CSR dinilai menggunakan laporan keberlanjutan yang disusun berdasarkan standar GRI 2021. Serta, variabel kinerja keuangan di uji dengan rasio price to book value yang kebanyakan digunakan untuk menguji nilai perusahaan. Metode Penelitian: Objek penelitian adalah perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2022-2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan data sekunder dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 20 perusahaan yang memenuhi kriteria. Temuan/Hasil: Hasil penelitian menunjukan green corporate governance berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, yang menunjukan variabel ini belum menjadi faktor determinan nyata dalam memengaruhi performa keuangan perusahaan. Sementara biaya lingkungan dan CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, meskipun pengaruhnya negatif dan signifikan dalam jangka pendek, namun tidak menutup kemungkinan dapat memberikan manfaat jangka panjang berupa efisiensi operasional, reputasi yang lebih baik, dan kepercayaan stakeholders. Simpulan: Penelitian ini menegaskan perusahaan perlu mengintegrasikan green corporate governance, biaya lingkungan, dan CSR untuk menjaga legitimasi sosial sekaligus mendorong kinerja keuangan berkelanjutan, serta memberi wawasan stakeholders dalam menilai aspek ESG selain profitabilitas.
Keywords:
References
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Rista Anjani Putri, Martinus Budiantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








