Optimalisasi Wakaf untuk Mengurangi Ketimpangan Ekonomi dan Beban Pajak di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.28918/jaais.v6i1.10490Abstract
Ketimpangan ekonomi dan beban pajak yang tinggi masih menjadi tantangan dalam sistem ekonomi Indonesia. Wakaf, sebagai instrumen keuangan sosial dalam Islam, memiliki potensi besar dalam mendukung distribusi ekonomi yang lebih merata dan mengurangi ketergantungan negara terhadap pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran wakaf dalam mengurangi ketimpangan ekonomi serta potensinya dalam meringankan beban pajak di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis kebijakan, dengan sumber data yang mencakup regulasi, wawancara ahli, serta berbagai literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi wakaf produktif dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan berkontribusi pada sistem perpajakan yang lebih adil. Beberapa negara telah menerapkan insentif pajak bagi donatur wakaf sebagai strategi untuk meningkatkan filantropi Islam, yang dapat menjadi model bagi Indonesia. Namun, masih terdapat tantangan dalam regulasi dan tata kelola wakaf yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan sektor swasta dalam mengembangkan kebijakan yang mendukung wakaf sebagai instrumen ekonomi yang lebih efektif.
Keywords:
References
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Mochammad Alfian Dwi Bhaihaqi, Hastanti Agustin Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









